Home Utama Ups, Intip Cara Mendeteksi Apakah Pasanganmu Tergoda Pelakor/Pebinor

Ups, Intip Cara Mendeteksi Apakah Pasanganmu Tergoda Pelakor/Pebinor

711
SHARE
Ilustrasi : Idntimes

Viral | beritabatam.co : Liburan lebaran kemarin, tentu banyak yang menghabiskan waktu mudik ke kampung halaman. Tentu beragam topik menjadi topik pembicaraan saat kembali reuni dengan teman teman lama. Dan satu hal yang juga banyak menjadi sorotan, utamanya para perempuan yakni istilah baru yang hits akhir akhir ini, yakni pelakor yang artinya perebut laki orang dan pebinor atau perebut bini orang. Entah siapa yang memulai istilah ini, yang pasti kalau berbicara tentang perselingkuhan tentu bukanlah hal baru. Tetapi kembali memanas setelah beberapa publik figure menjadi korban dan mengalami sendiri akibat perilaku dari pelakor atau pebinor ini.

Dan dengan serta merta, yang menjadi korban akan mendapat simpati publik. Sekaligus membangunkan sisi waspada para pasangan akan kelihaian pelakor atau pebinor dalam menjalankan aksinya.

Dalam sebuah artikel yang ditulis oleh Estiana Arifin, seorang pemerhati hubungan dalam berpasangan memuat beberapa hal yang bisa dipraktekan untuk mengecek apakah pasangan mulai tergoda oleh pasangan lain. Tentu tidak memuat hal yang pasti apakah ini akan mengungkap sebuah hubungan terlarang dibalik hubungan kamu. Tetapi setidaknya bisa menjadi awal apakah kecurigaan  kamu beralasan ataukah hanya ketakutan semu belaka.

Katakan kamu telah melihat ponselnya tadi malam

Saat selesai sarapan dan pasangan atau kita bersiap berangkat kerja, katakan dengan sambil lalu bahwa kita telah melihat ponselnya tadi malam.

Kita: “Aku melihat ponselmu tadi malam, nggak sengaja sih.”

Reaksi suami yang selingkuh: “Kamu lihat apa?”

Reaksi istri yang selingkuh: “Kayak nggak percaya aja, pake lihat-lihat!”

Baik suami atau istri, pria atau wanita, yang berselingkuh, biasanya akan terlihat ekspresinya berubah seketika. Tangan mereka tanpa sadar akan menjaga ponselnya lebih erat, padahal ponsel itu tidak kamu rampas darinya atau tetap aman di dalam tasnya.

Bahasa tubuh yang seolah mempertahankan hak milik pribadi ini menunjukkan tanpa sadar ada yang dia coba amankan dari penyelidikan kita.

Berbeda dengan pasangan yang tidak menyembunyikan apa pun, mereka biasanya tidak menujukkan perubahan ekspresi dan tidak mengeluarkan kalimat yang menanyakan apa yang kamu lihat di ponselnya maupun kalimat yang melarang kamu melihat ponselnya.

Itu karena mereka memang tidak sedang menyembunyikan apa pun dan ketika ponselnya dilihat sekalipun, mereka tidak merasa itu masalah besar.

Katakan padanya bahwa salah seorang teman kamu melihatnya di suatu tempat

Saat mengobrol santai, berceritalah tentang peristiwa sehari-hari tanpa terlihat sedang menjebaknya. Lalu masukkan secara mendadak pertanyaan ini,

Kita: “Eh, Yang, temanku katanya melihat kamu kemarin minggu di mal, lo.”

Reaksi suami yang selingkuh: “Kapan? Di mana? Teman kamu yang mana sih?”

Reaksi istri yang selingkuh: “Ngarang aja. Orang minggu itu aku nggak ketemu teman kamu kok!”

Pasangan yang berselingkuh biasanya mencoba mengejar dengan pertanyaan yang beruntun. Tujuannya, untuk mengetahui kejadian itu secara detail agar mereka dapat mengarang alibi jika harus menjelaskan lebih lanjut.

Pasangan yang tak setia sudah umum mempunyai keahlian mengarang dalam waktu singkat. Mereka mampu membuat sebuah cerita yang terlihat sangat jujur. Tetapi, secara psikis, biasanya orang yang sedang santai, ketika secara mendadak ditanyai hal yang membuat dirinya tidak aman, akan terlihat gugup. Sebab ada yang disembunyikannya.

Sekalipun mereka mampu menguasai keadaan dengan cepat, cerita yang dikarangnya untuk menjawab pertanyaanmu biasanya terasa berlebihan. Bisa terlalu detail atau terlihat dipaksakan.

Sebaliknya, pasangan yang jujur jika ditanyai hal yang sama akan bereaksi antusias.

“Wah, mengapa temanmu nggak menyapa aku waktu lihat aku, sih?”

Biasanya mereka melontarkan reaksi serupa ini. Atau kalimat lain yang memperlihatkan bahwa dia senang temanmu melihatnya di suatu tempat dan masih mengenalinya.

Menuturkan cerita perselingkuhan

Cobalah bercerita tentang sebuah perselingkuhan yang dialami salah satu temanmu yang mengakibatkan hubungan temanmu dan pasangannya bubar. Lalu, tunjukkan kekesalanmu terhadap pasangan temanmu yang berbuat buruk terhadap temanmu itu.

Reaksi suami yang selingkuh: “Kasihan sekali temanmu. Semoga dia bersabar melewati masalah ini. Pasangannya juga semoga bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik.”

Reaksi istri yang selingkuh: “Jadi kamu pikir aku akan lakukan hal kayak gitu? Kamu pikir semua perempuan begitu, ya?”

Ciri suami yang selingkuh, ketika ia dihadapkan pada perbuatan perselingkuhan orang lain, mereka biasanya menunjukkan simpati kepada korban seolah mereka orang baik yang takkan melakukan hal yang sama kepadamu.

Pria yang ingin kamu tidak mencurigai dirinya berbuat yang sama, akan menunjukkan sikap empati dan mengiyakan kekesalan kamu terhadap perselingkuhan.

Di saat yang sama, suami yang selingkuh tidak terlalu menekan pihak yang berbuat salah. Sebab, mereka secara tidak sadar sedang memposisikan dirinya sebagai orang yang berselingkuh dalam kisahmu. Jadi dia tidak terlalu ingin kamu kelak juga menekannya andai dia kedapatan melakukan hal yang sama.

Sedangkan istri yang selingkuh biasanya menunjukkan sikap penolakan bahwa dirinya tidak sama dengan pelaku perselingkuhan yang kamu ceritakan. Perempuan sebisa mungkin memastikan dia lebih baik dalam memperlakukan pasangan dibandingkan orang lain yang menyelingkuhi pasangannya.

Pura-pura menemukan barang orang lain di antara barang-barangnya

Taruh sesuatu di mobil atau di dalam tas kerjanya, lalu berpura-puralah menemukan benda aneh itu dengan bertanya, “Punya siapa ini?”

Reaksi suami yang selingkuh: “Sini aku lihat!”

Reaksi istri yang selingkuh: “Sini aku lihat!”

Pasangan yang berselingkuh biasanya tidak dapat lolos berpura-pura tenang pada jebakan nomor empat ini. Mereka pada umumnya akan segera mengambil benda yang kamu tunjukkan untuk mengamatinya lebih jelas guna memastikan benda itu milik siapa.

Seperti apa pun kamu mempertahankan benda itu, mereka akan berusaha merebutnya dari tanganmu. Berbeda dengan reaksi pasangan yang jujur, mereka tidak menunjukkan reaksi seperti ini.

Mereka membiarkan kamu memegang benda aneh itu dan umumnya menjadi kesal jika kamu terus-terusan bertanya. Mereka umumnya akan melontarkan perkataan, “Bukannya itu barangmu sendiri?” Pasangan yang jujur biasanya menganggap aneh sikapmu dengan trik ini dan berpikir keras apa sebab kamu sangat pelupa seperti itu.

Tak bermaksud membuat hubungan kamu menjadi runyam, semoga trik ini bisa mengajarkan bahwa setiap kecurigaan haruslah memiliki alasan. Dan setiap perselingkuhan harus segera diakhiri. Cintai dan sayangi pasanganmu setulus hati. (RR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here