Beranda Utama Uniknya Kampung Inggris Pare, Yuk Simak 8 Fakta Menarik Lainnya

Uniknya Kampung Inggris Pare, Yuk Simak 8 Fakta Menarik Lainnya

BERBAGI
Kampung Inggris Pare Kediri Foto : kumparan.com

Viral | beritabatam.co : Inilah kampung yang populer bukan karena alam dan keseniannya. Tetapi dari keseriusannya belajar dan  mengajarkan bahasa inggris.  

baca juga : Dengan Bangga, Inilah Aplikasi Besutan Anak Negeri Yang Mendunia

Lokasinya memang merupakan desa, tapi jangan ragukan kemampuan bahasa inggris orang orang didalamnya. Saat ini, kampung Inggris yang satu ini jadi rujukan bagi mereka yang ingin melatih bahasa inggris agar lebih lancar, utamanya dalam percakapan sehari hari.

baca juga : Siapa Sangka, 5 Perusahaan Raksasa Ini Dipimpin CEO Perempuan Cantik

Iya, kita sedang membahas Kampung Inggris Pare, Kediri Jawa Timur. Sudah banyak yang membuktikan, hadir dan menjadi bagian dari Kampung Inggris cukup efektif mendongkrak kemampuan bahasa Inggris mereka.

Kampung Inggris Pare
Foto : Kampunginggrisdaily

Dikutip dari tulisan Ahmad Khafhid seorang bloger, berikut fakta menarik seputar Kampung Inggris yang sudah populer diseluruh Indonesia.

  1. Kampung Inggris terletak di dua desa berbeda

Tidak banyak yang mengetahui dan mengerti kalau sebutan Kampung Inggris itu untuk Desa Pelem dan Desa Tulungrejo.

  1. Penduduk Kampung Inggris, kesehariannya berbahasa Jawa, hah ?

Kamu pasti beranggapan bahwa bahasa wajib bagi para penduduk Kampung Inggris adalah Bahasa Inggris. Nah, untuk penggunaan Bahasa Inggris ini dikhususkan bagi mereka para anggota kursus. Selama kursus mereka diwajibkan untuk berbicara Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari, baik itu di camp, warung ataupun tempat nongkrong.

  1. Awal mula sebutan Kampung Inggris

Predikat sebagai Kampung Inggris bukanlah karena disana banyak terdapat keturunan orang Inggris ataupun dulunya bekas jajahan negara Inggris.

Kampung Inggris Pare
Foto : kampunginggrisdaily

Akan tetapi sebutan tersebut ada karena di sana terdapat banyak sekali tempat kursus bahasa Inggris, bahkan saking banyaknya terdapat ratusan tempat kursus.  4. Program kursus dimulai tiap tanggal 10 dan 25 setiap bulannya

Sebanyak 95 % tempat kursus memulai proses pembelajaran setiap tanggal 10 dan 25. Jadi sebaiknya kamu datang sebelum tanggal tersebut agar dapat mengikuti pelajaran dari awal. Tetapi ada pengecualian bagi kalian yang datang secara rombongan (min. 10 orang), program bisa dimulai kapan saja tergantung permintaan.

  1. Bukan hanya kursus bahasa Inggris yang diajarkan di Kampung Inggris

Meski namanya Kampung Inggris, tetapi disana juga terdapat berbagai macam kursus bahasa asing lainnya. Seperti Bahasa Arab, Bahasa Mandarin, Bahasa Jerman dan juga Bahasa Korea.

  1. Program bahasa Inggris yang lengkap

Dengan banyaknya tempat kursus, tentunya banyak pula program kursus yang ditawarkan dan cukup lengkap pula. Dari kelas pemula sampai dengan tingkat lanjutan semua ada disana, mulai speaking , grammar, listening , TOEFL, IELTS, dan International test pun tersedia.

  1. Pengajarnya merupakan jebolan Kampung Inggris

Para pengajar atau tutor kebanyakan merupakan alumni kursus di Kampung Inggris s5ehingga janganlah heran apabila usia mereka ada yang lebih muda daripada kamu. Mereka berasal dari berbagai latar belakang ketika mereka datang ke Kampung Inggris, mulai dari tingkat SMA sampai tingkat Sarjana pun ada.

  1. Sewa kost minimal untuk satu minggu

Meskipun kamu hanya berniat jalan-jalan saja selama di Kampung Inggris selama dua atau tiga hari. Tetapi kamu harus membayar kost selama seminggu penuh. Secara umum kost maupun asrama di Kampung Inggris merupakan lesehan dan tanpa dipan. Untuk fasilitas yang tersedia di kost, semua tergantung dari jenis kost atau asrama yang kita pilih. Ada harga, ada rupa.

  1. Cinta yang berakhir di Jalan Brawijaya

Setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan. Ungkapan itulah yang kiranya tepat bagi mereka yang merasakan jatuh cinta di Kampung Inggris. Jalan Brawijaya merupakan jalan utama yang terdapat di Kampung Inggris dan biasanya digunakan para pelajar untuk melepas kepergian temannya ataupun pacarnya kembali ke kampung halaman mereka, sehingga istilah ini menjadi sangat populer di sana. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here