Home Utama Tuman, Selebritas Kata Yang Menembus Bahasan Topik, Sosmed dan ‘Kerecehan’ Warga Net

Tuman, Selebritas Kata Yang Menembus Bahasan Topik, Sosmed dan ‘Kerecehan’ Warga Net

642
0
SHARE
Ilustrasi Meme Tuman, Net

Viral | beritabatam.co : Bak aliran waktu yang tak kenal lelah berputar, trend terkini terus lahir dari lini massa netizen tanah air.

Tak bisa dipungkiri, dunia maya turut melahirkan budaya baru dan bahasa baru dalam peradaban manusia yang katanya serba modern sekarang. Terakhir, kata Tuman jadi selebritas kata yang fenomenal bak bintang baru dalam dunia showbiz. Dan sejujurnya, Tuman yang satu ini cukup sulit dilacak, siapa yang sebenarnya pertama kali mempopulerkannya di ranah netizen tanah air.

Dan bisa ditebak, Tuman kini jadi ‘sandi’ baru trending meme dan lelucon netizen. Tuman juga menembus berbagai topik, sosial media hingga ke’receh’an ide warga net.

Dimuat oleh tirto.id.kata “tuman” sebenarnya merupakan kata yang banyak dianggap hanya terdapat dalam bahasa Jawa sebetulnya ada juga dalam bahasa Sunda dan bahasa Indonesia.

Dalam jilid kedua Baoesastra Djawa (1939) karya W.J.S. Poerwadarminta, kata “tuman” artinya adalah “manuh (matuh, kumudu ngrasakake maneh) marga wis tau ngarasakake enake (kepenake)”. Artinya kira-kira “terbiasa, selalu senang akan, ingin mengulangi lagi (karena sudah merasakan enaknya)”.

Sementara arti kata “tuman” dalam bahasa Sunda, misalnya yang ditulis R.A. Danadibrata dalam Kamus Bahasa Sunda (2015), adalah “dibiasakan yang nantinya jadi jelek, keenakan [sesuatu yang jelek]”. Arti ini tidak jauh berbeda dengan arti kata “tuman” dalam Sundanese English Dictionary (2003) karya R. Hardjadibrata, yaitu “get used to, be familiar with, becoming a habit”.

Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring mengartikan kata “tuman” sebagai “menjadi biasa (suka, gemar, dan sebagainya) sesudah sesudah merasai senangnya, enaknya, dan sebagainya”. Agaknya, KBBI mengambil arti lema ini dari bahasa Jawa.

Dan kata “tuman” yang juga hadir dalam Tesaurus Bahasa Indonesia karya Eko Endarmoko, baik terbitan tahun 2006 maupun 2016, sinonim katanya hanya satu, yakni “kebiasaan”.

Jika dilihat dari sejumlah arti di atas, tampaknya yang terdapat dalam Tesaurus Bahasa Indonesia ini adalah perasan yang menjadi inti dari semua arti kata “tuman” yang disediakan bahasa Jawa, bahasa Sunda, dan bahasa Indonesia.

Dan ibarat itu pulalah, trend di lini massa juga terus belangsung dan bersifat lagi dan lagi. Selanjutnya, berakhir digantikan trend lainnya, (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here