Home Utama Siapa Sangka, 5 Perusahaan Raksasa Ini Dipimpin CEO Perempuan Cantik

Siapa Sangka, 5 Perusahaan Raksasa Ini Dipimpin CEO Perempuan Cantik

853
SHARE
Veronika Linardi – Founder dan CEO of Qerja Foto : Finansialku

Viral | beritabatam.co : Diantara dominasi kaum adam atas jabatan mentereng perusahaan ternama. Ternyata terselip srikandi srikandi yang mampu tampil dengan prestasi gemilang menahkodai perusahaan besar dan ternama di tanah air.

baca juga : Cantik dan Berbahaya, Dari Ketua Gangster Hingga Mata Mata Rusia, Berikut Daftar Perempuan Seksi Tapi Mematikan

Menyatukan kecantikan, kecerdasan dan kemampuan memimpin yang mumpuni. Deretan wanita berikut ini melesat masuk dalam daftar pemimpin perusahaan berskala nasional bahkan internasional.

baca juga : Tajir Melintir, Deretan Janda Kaya Raya Ini Hartanya Ada Yang Mencapai 900 Triliun

Nama perusahaannya, tentu tidak asing kita dengarkan. Tapi mungkin tak banyak yang tau, bahwa orang yang berada dipucuk pimpinan sekelas CEO adalah perempuan perempuan cantik dan berbakat.

Inilah lima deretan CEO perusahaan raksasa yang di pegang perempuan cantik

  1. Catherine Hindra Sutjahyo – Direktur Zalora Indonesia
Catherine Hindra Sutjahyo – Direktur Zalora Indonesia
Foto : Kumparan

E-commerce Zalora, salah satu perusahaan terbesar di Indonesia. Pemimpinnya adalah Catherine Hindra Sutjahyo yang kini menjabat sebagai Direktur Zalora Indonesia. Sebelum menjadi direktur, wanita kelahiran Surabaya 14 Januari 1983 ini bekerja di McKinsey & Company.

 

  1. Diajeng Lestari – Founder Hijup
Diajeng Lestari – Founder Hijup
Foto : EntrepreneurHUB

Diajeng Lestari juga masuk ke dalam jejeran CEO wanita yang sukses membesarkan perusahaan startup yaitu Hijup.

Hijup merupakan salah satu e-commerce terbesar yang fokus menjual barang fashionbagi kaum Muslim.

Berjuang dari nol, kini Diajeng sudah menikmati hasilnya. Hijup bahkan pernah berpartisipasi dalam gelaran fashion show dunia yaitu tampil di London Fashion Week 2018 yang bertempat di Victoria House, Bloomsbury London pada 17-18 Februari 2018 silam.

  1. Putri Kuswisnuwardhani – CEO PT Mustika Ratu
Putri Kuswisnuwardhani – CEO PT Mustika Ratu Foto : Hipwee

Ceo wanita lainnya yang sukses menjadi pemimpin perusahaan yaitu Putri Kuswisnuwardhani yang kini menjabat sebagai CEO PT Mustika Ratu.

Wanita kelahiran Jakarta 20 September 1959 ini mengawali karirnya di PT Mustika Ratu sebagai kepala Departemen Promosi dan Periklanan di tahun 1986.

Setelah lulus S2 di National University Inglewood, California, Amerika Serikat, ia diangkat menjadi Wakil Presiden Direktur.

Sejak tahun 2011 hingga saat ini, Putri menjabat sebagai pimpinan perusahaan yang sudah berdiri sejak tahun 1975 dan menggantikan posisi sang ibu yaitu BRA Mooryati Soedibjo.

  1. Veronika Linardi – Founder dan CEO of Qerja
Veronika Linardi – Founder dan CEO of Qerja
Foto : Finansialku

Veronika Linardi memulai karirnya di perusahaan Linardi Associates sebagai executive recruitment. Dari situ ia banyak berinteraksi dengan banyak pemilik bisnis yang membutuhkan tipe pekerja yang berbeda-beda.

Veronika kerap melihat kesenjangan informasi antara penyedia kerja dengan pencari kerja. Hal itulah yang membuat Veronika akhirnya mendirikan sebuah portal dan komunitas yang memang ditujukan untuk berbagai informasi mengenai tempat kerja dan gaji yaitu Qerja.com.

Kini perusahaan yang berdiri sejak April 2014 ini menjadi salah satu situs yang banyak dikunjungi orang untuk mengetahui informasi seputar dunia kerja.

  1. Nurhayati Subakat – CEO Wardah Cosmetics
Nurhayati Subakat – CEO Wardah Cosmetics Foto : Jayakarta News

Wardah kini menjadi salah satu merek kosmetik yang banyak jadi incaran para wanita. Gak hanya murah, kualitasnya yang oke punya juga menjadi salah satu alasannya.

Kesuksesan Wardah tak luput dari usaha dan perjuangan sang CEO yaitu Nurhayati Subakat. Wanita kelahiran Padang 27 Juli 1950 ini sebelumnya sempat bekerja di sebuah perusahaan kosmetik terkenal sebagai staf quality control.

Meski karirnya terus menanjak, namun Nurhayati memilih untuk keluar dan membangun bisnis sendiri. Berbekal pengalaman ketika bekerja di perusahaan kosmetik tersebut, dia kemudian mencoba untuk membuat produk sampo sebagai titik awal usahanya.

Sayangnya, produk tersebut mengalami kegagalan. Tapi ia tak pantang menyerah, Nurhayati kemudian mencoba inovasi baru dengan mendirikan Wardah tahun 1995 dengan membidik konsumen muslimah.

Bermula dari usaha rumahan yang ditawarkan door to door, kini perusahaannya sudah menguasai pasar dan merambah hingga ke negara lain.

Sumber Smartmoney

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here