Beranda Kepri Sepanjang 2021, KKP Amankan 130 Kapal Lokal dan Asing Pelaku Pencurian Ikan

Sepanjang 2021, KKP Amankan 130 Kapal Lokal dan Asing Pelaku Pencurian Ikan

BERBAGI
Sampai Agustus 2021, KKP Amankan 130 Kapal Lokal dan Asing Pelaku Pencurian Ikan Foto : MIB

Kepri | beritabatam.co : Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menangkap 130 kapal selama 2021. Dengan rincian 84 kapal ikan Indonesia yang melanggar ketentuan dan 46 kapal ikan asing yang mencuri ikan, terdiri dari 15 kapal berbendera Malaysia, 6 kapal berbendera Filipina dan 25 kapal berbendera Vietnam.

Sebagaimana disampaikan Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Pangkalan PSDKP Batam, Jumat (20/08/21).

KKP juga menunjukkan komitmen menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan dengan menangkap 62 pelaku destructive fishing seperti bom ikan, setrum maupun racun.

Penangkapan terbaru yakni dua kapal berbendera Vietnam yang dilumpuhkan bertepatan di Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, Selasa (17/08/21).

Adin menuturkan bahwa operasi pengawasan yang dilakukan oleh Kapal Pengawas Perikanan Hiu 11, Hiu Macan Tutul 02 dan Orca 03 mendeteksi keberadaan dua kapal berbendera Vietnam KG 1843 TS dan KG 9138 TS yang melakukan aksi pencurian ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 711 Laut Natuna Utara. Kedua kapal tersebut diduga mengoperasikan alat tangkap trawl yang ditarik dengan dua kapal (pair trawl).

Sementara itu, Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Pung Nugroho Saksono menyampaikan bahwa dalam proses penangkapan tersebut sempat terjadi perlawanan dari para pencuri ikan

Satu kapal ilegal fishing yaitu KG 1843TSĀ  yang diawaki oleh 17 awak kapal pun mengalami kebakaran dan tenggelam. Namun demikian, Ipunk memastikan bahwa seluruh awak kapal yang terbakar tersebut berhasil dievakuasi dan dalam kondisi baik. (MIB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here