Home Batam Kabar Baik, Lewati Masa Inkubasi Corona, 38 Warga Yang dikarantina Akhirnya dipulangkan

Kabar Baik, Lewati Masa Inkubasi Corona, 38 Warga Yang dikarantina Akhirnya dipulangkan

492
SHARE
Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad Foto : Ben

Batam | beritabatam.co : 38 warga yang dikarantina selama 14 hari di rusun Tanjunguncang, akhirnya sudah bisa dipulangkan.

Gugus tugas percepatan penanganan corona virus (Covid-19), menyebut, mereka dipulangkan karena telah menjalankan karantina dan telah melewati masa inkubasi sejak kontak terakhir dengan pasien positif Covid-19.

“Kita berterima kasih karena telah dengan kesadaran masing-masing mau dikarantina. Tapi mohon pengertian juga agar dihitung tenggat waktunya,” tutur Ketua Gugus Tugas, Amsakar Achmad di rusun Tanjunguncang, Rabu (25/03/20) sebagaimana laporan rilis resmi yang diterima wartawan.

Mereka yang dikarantina saat ini adalah warga yang sempat kontak dekat dengan pasien positif Covid-19 pertama di Kota Batam. Masa karantinya berbeda-beda, ada yang sudah selesai 14 hari, ada tersisa 1 dan 2 hari lagi.

“Kalau belum lewat masa inkubasi, kita tahan dulu. Kita ambil jalan paling aman,” tegas Wakil Wali Kota Batam itu.

Kepada masyarakat di sekitar perumahan warga yang dikarantina, Amsakar berharap tidak ada stigma negatif, angan sampai mereka yang dikarantina lantas dikucilkan.

“Insya Allah sudah steril. Mereka dipulangkan karena ada beberapa orang yang mengajukan ingin bersama-sama pulang. Tapi ini tidak masalah yang penting komitmen jaga dirinya sendiri,” kata Amsakar.

“Meski dipulangkan, Camat, Lurah, hingga RT/RW diminta untuk tetap berkoordinasi dengan warga yang telah kembali ke rumahnya masing-masing. Nama, alamat, nomor telepon sudah dipegang semua,” tambahnya.

Berdasarkan informasi dari tenaga kesehatan, 38 orang yang selesai masa karantina ini semuanya dalam keadaan sehat. Tidak ada yang sakit selama masa pemantauan tersebut. 

Meski sudah dinyatakan sehat, satu orang memilih untuk menunda kepulangan hingga 28 Maret, dengan begitu masih ada 15 orang yang dikarantina di rusun. 

Diketahui, sebanyak 14 orang adalah tenaga kerja Indonesia (TKI) yang baru pulang dari negara tetangga dan diminta menjalani pemantauan. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here