Beranda Opini Jangan Tanya Apa Yang Negara Berikan Padamu Tapi Tanya Apa Yang Kau...

Jangan Tanya Apa Yang Negara Berikan Padamu Tapi Tanya Apa Yang Kau Berikan Pada Negara

561
BERBAGI
Rival Achmad Labbaika

Oleh : Rival Achmad Alhasni Labbaika

Opini | beritabatam.co : Kutipan sohor yang dikatakan oleh John F Kennedy Presiden Amerika Serikat ke-35, JFK menjabat Presiden AS pada Januari 1961 dan mengakhiri jabatannya dengan tragis pada 22 November 1963.

Kennedy tewas akibat ditembak saat melakukan kunjungan di Dallas Texas Amerika Serikat dalam iring-iringan mobil.

Iklan

Lepas dari semua kontroversi pembunuhan JFK. Kita kembali pada relevansi kalimat yang menjadi tersohor diatas “Jangan Tanyakan Apa Yang Negara Berikan Padamu, Tapi Tanyakan Apa Yang Kau Berikan Pada Negara”.

Mari kita kondisikan kalimat JFK tersebut dengan kondisi Covid19 saat ini. Tentu akan banyak orang yang akan meneriaki saya dan mencemooh saya dengan sebutan sok patriotik, buta mata dan buta hati.

Sahabat ketahuilah tak satupun manusia bisa memberikan kepastian (yang benar-benar sebuah kepastian) kapan Covid19 ini akan berakhir. Negara sekelas Amerika Serikat tempat Quotes termasyhur itu lahir yang sudah mondar-mandir ke Bulan, memiliki armada kapal induk dan kapal selam di semua  samudera, dengan teknologi  nuklir dan pesawat tempur anti radar yang super canggih hingga tak mampu di ketahui keberadaannya, sampai saat saya menulis ini telah menguburkan 52.415 warganya akibat Covid19.

Itu Amerika Serikat bro. Lalu apakah tepat kita membandingkan Indonesia dengan Amerika Serikat?. Dalam nilai budaya dan teknologi tentunya tidak. Ketahuilah bahwa kita negara besar dan secara budaya kita adalah bangsa Patriot, kita adalah “Pejuang-Pejuang Tangguh”.

Kita satu-satunya Negara yang mengusir penjajah yang memiliki senjata mesin dan pesawat tempur hanya dengan Bambu Runcing. Semangat inilah yang ingin saya sampaikan.

Tak perlu lagi saya berikan penjelasan terkait Peraturan Perundang-undangan terkait kedaruratan kesehatan yang kemudian disusul dengan Perpu dan Keppres hingga adanya beberapa Keputusan dan ketetapan pemerintah terkait PSBB dan larangan Mudik.

Stay At Home, Dirumah Aja, WFH, Physical Distancing, Social Distancing, dan berbagai seruan lainnya adalah sebuah kebijakan pemerintah hingga adanya alokasi anggaran bantuan bagi golongan masyarakat yang Terdampak, dan lepas pula dari sudah atau tidak adanya pendataan dari RT dan RW serta Kelurahan pun Kecamatan, Kabupaten dan Kota. 

Disinilah nalar kita untuk berfikir positif tentang apa dan bagaimana kebijakan-kebijakan pemerintah terkait pandemi Covid19 atau Corona Virus from Wuhan ini, yah from Wuhan!. Karena Covid19 ini memang berawal dari Wuhan China, Kita harus belajar dari negara komunis ini begitu beratnya mereka terdampak, bisa dibayangkan di Demo selama hampir 7 bulan hingga bandara mampu di kuasai pelaku Demonstrasi, kemudian tiba-tiba muncul Wabah Covid19 atau Corona Virus yang menewaskan ribuan warganya. Hanya dengan Lockdown dan “Kepatuhan” Rakyatnya terutama Warga Wuhan saat Pemerintah China memutuskan Lockdown diterapkan  akhirnya China bangkit kembali

Sebagai bangsa pejuang mari kita sama-sama membangun diri dan keluarga kita sendiri. Gunakan apa yang bisa kita manfaatkan untuk bertahan dan tetap menjaga kesehatan. Saya yakin banyak sudah yang menjajaki berjualan online untuk makanan bahkan memproduksi APD untuk dipasarkan secara online

Bagi yang memiliki lahan atau pekarangan mungkin bisa dipergunakan untuk menanam cabai setidaknya untuk bisa dikonsumsi sendiri atau jika memiliki lahan yang lebih luas mungkin bisa juga dipasarkan ke warga sekitar karena tumbuhan cabai ini sudah bisa dipanen dalam waktu 2,5-3 bulan. Jika memiliki lahan yang lebih luas lagi mungkin bisa dibarengi Jagung setidaknya tumbuhan ini bisa dipanen dalam waktu 3 bulan.

Jangan Tanyakan Pada Negara Apa Yang Negara Berikan Padamu, Tapi Tanyakan Apa Yang Kau Berikan Pada Negara. Akhirnya dengan adanya Covid19 ini kita sepakat dan sadar bahwa Negara ini benar-benar memerlukan kita sebagai sebuah Bangsa, bukan sebagai individu. Bersatu, saling berbagi, membantu dan berwelas asih untuk sama-sama bangkit. 

Akhirnya kita sadar bahwa banyak diantara kita yang ternyata dianggap oleh pemerintah baik Kota, Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan hingga RT dan RW sebagai orang yang mampu maka hingga kini, kita tak dikunjungi untuk pendataan sebagai warga kurang mampu yang akan mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Konon kemarin Jumat, 24 April 2020 pukul 20.00 WIB dari Istana Kepresidenan Bogor. Presiden Joko Widodo melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Kedua Kepala Negara bertukar pikiran mengenai upaya untuk mengatasi kekurangan alat kesehatan dan alat perlindungan bagi tenaga medis, seperti ventilator, APD dan masker, sebagaimana dialami oleh semua negara termasuk negara adidaya Amerika Serikat.

Kita sama-sama mengetahui bahwa ventilator adalah perangkat kesehatan yang paling dibutuhkan bagi mereka yang terinfeksi Corona Virus (Covid19) from Wuhan, dan terkait ventilator Trump menyampaikan mengenai upaya Amerika Serikat yang sedang memproduksi pembuatan ventilator dan  Donald Trump menyampaikan akan mengirimkan ke Indonesia apabila sudah siap. Kemudian terkait kerjasama ini akan ditindaklanjuti oleh tim masing-masing negara.

Sekalipun kita belum mengetahui kapan tepatnya masa-masa sulit dengan pandemi Covid19 ini berakhir, mengutip presidenri.go.id. Setidaknya Presiden Jokowi dan Presiden Trump juga bersepakat untuk memperkuat kemitraan di bidang perdagangan dan ekonomi setelah masa pemulihan ekonomi pasca COVID-19.

“Indonesia adalah negara penting bagi Amerika Serikat. Kita harus tingkatkan terus kerja sama kedua negara,” ucap Presiden Trump. 

Berfikir positif dan menaati segala peraturan dan ketetapan yang diberikan pemerintah berhenti menunggu kapan negara mendatangi rumah kita bergeraklah dari rumah dan sebagai Pejuang Sejati Kita Bangkit dan Tetap Hidup Sehat.

Jadi dengan kata lain relevansi kondisi kita saat ini dengan adanya pandemi Covid19 dengan Quotes tersohor milik JFK Presiden AS ke-35?.

“YANG KITA BERIKAN KEPADA NEGARA ADALAH KITA AKAN BERUSAHA DENGAN SEGALA DAYA UPAYA UNTUK MENGHIDUPI DIRI DAN KELUARGA KITA SENDIRI. DENGAN SEGALA KREATIFITAS KITA MEMANFAATKAN DAN MEMBERDAYAKAN MEDSOS SEBAGAI SARANA ONLINE UNTUK BERJUALAN, ATAU APA PUN ITU DENGAN HALAL DAN TETAP MENJAGA KESEHATAN KITA, AGAR TAK MENJADI PASIEN POSITIF COVID19 YANG HARUS DIRAWAT DAN MEMBEBANI NEGARA”. 

INGAT KITA SEMUA LAHIR DARI PARA PEJUANG-PEJUANG TANGGUH, KAKEK BUYUT KITA MENGUSIR PENJAJAH DAN MENGHADAPI PELURU ROKET GRANAT DAN TANK SERTA PESAWAT TEMPUR, HANYA DENGAN BAMBU RUNCING

InsyaAllah Covid19 Pergi dan Jayalah Negeri Ini #RamadhanKareem

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here