Home Batam Dikabarkan Terima 300 Juta dari Pollux Habibie, Ketua Komisi III DPRD Batam...

Dikabarkan Terima 300 Juta dari Pollux Habibie, Ketua Komisi III DPRD Batam : “Saya Ngga Tau Soal Itu”

1108
SHARE
Foto : Ben

Batam | beritabatam.co : Kabar tak sedap mengiringi penyelesaian persoalan runtuhnya pagar pembatas proyek Pollux Habibie yang berdampak terhadap warga perumahan Citra Batam beberapa waktu lalu.

Setelah pihak manajemen Pollux Habibie menyelesaikan sagu hati kepada warga yang terkena dampak. Kini beredar kabar, Komisi 3 DPRD kota Batam diduga dan disebut turut menerima dana sebesar 300 juta rupiah.

Sumber beritabatam mengungkapkan bahwa Komisi 3 telah menerima dana 300 juta yang diterima oleh Ketua, Wakil Ketua dan Sekretaris komisi 3 untuk dibagikan ke anggota komisi.

Dalam proses penyelesaian persoalan runtuhnya pagar pembatas proyek apartemen tertinggi di Indonesia itu. Rapat dengar pendapat sempat digelar bersama Komisi 3  dan Komisi 1 DPRD kota Batam.

Hasil rapat meminta Pollux Habibie menghentikan proyek sementara sampai ada kejelasan dan kesepakatan dengan warga setempat.

Ketua Komisi 3 Werton Pangabean ketika dikonfirmasi melalui telpon selular terkait uang 300 juta rupiah yang diduga diterimanya. Hanya menjawab singkat, tidak tahu tanpa penjelasan lebih lanjut.

“Saya nggak tau soal itu. Itu saya enggak tahu tentang itu,” jawabnya.

Jawaban tidak tahu juga dijawab oleh Sekretaris Komisi 3 DPRD Batam, Arlon Veristo.

Arlon Veristo memilih menjawab dan mempersilahkan beritabatam untuk menghubungi langsung manajemen Pollux Habibie.

“Enggaklah itu, itu ya isu aja. Saya enggak tahu dan memang ngga mungkin. Kita tidak pernah terima dan tidak mengetahui untuk permasalahan. Itu hanya isu,” jawab Arlon singkat.

Dijelaskannya Komisi 3 hanya memfasilitasi masyarakat yang berdampak dengan insiden runtuhnya pagar pembatas proyek Pollux Habibie. Dan menurutnya, ganti rugi sudah diberikan kepada kepada masyarakat.

Humas Pollux Habibie, Fera ketika dikonfirmasi mengatakan tidak mengetahui terkait beredarnya dana 300 juta rupiah yang diduga diberikan kepada Komisi 3 DPRD Batam. Namun dijelaskannya, dirinya hanya mengurus ganti rugi kepada warga yang kini sudah terealisasi 95 persen.

Fera merinci, itu dikarenakan kendala adanya kos-kosan dan ada pemilik yang lagi keluar kota.

Fera memastikan permasalahan ganti rugi ke warga, akan rampung pekan ini, sebutnya. (Ben)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here