Home Utama Batam dikepung Apartemen, Ini Kelebihan dan Kekurangan Tinggal di Hunian Vertikal

Batam dikepung Apartemen, Ini Kelebihan dan Kekurangan Tinggal di Hunian Vertikal

625
SHARE
Mega Proyek Meistertadt Batam Foto : Liputan6

Viral | beritabatam.co : Ekonomi Batam terus menggeliat sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi. Perkembangan yang secara pasti mendorong kebutuhan hunian yang juga terus meroket. Batam yang merupakan gugusan pulau kecil, ketersediaan lahan yang terbatas membawa trend hunian dari rumah tapak menjadi hunian vertikal menjadi pilihan tepat.

baca juga : Super Kaya, Hartanya Mencapai 508 Triliun, Ini Lima Daftar Keluarga Crazy Rich Indonesia

Tak heran, dalam beberapa tahun terakhir pembangunan hunian vertikal berupa apartemen mulai mencakar langit kota Batam. Dan bisa dipastikan, hunian vertikal jadi salah satu solusi tingginya permintaan kebutuhan hunian ditengah keterbatasan lahan kota Batam.

baca juga : Gelimang Harta Bisnis Haram, Inilah 10 Raja Narkoba Terkaya Sepanjang Sejarah (1)

Lalu, apa yang membedakan keseharian hidup di apartemen dengan dirumah tapak ?

Dikutip dari laman kumpulan.info, berikut beberapa kelebihan dan kekurangan memilih apartemen sebagai hunian sehari hari.

  1. Hemat Waktu

Apartemen biasanya dibangun dipusat bisnis perkantoran. Yang pasti memberi kemudahan bagi para penghuni untuk menjangkau tempat kerja atau kantor. Apalagi di kota besar dengan kemacetan lalulintas yang tinggi. Pilihan tinggal di apartemen, bisa dipastikan akan menghemat waktu perjalanan menuju kantor. Dan tentu akan mengurangi kadar stress selama terjebak kemacetan di jalanan kota.

  1. Fasilitas Lebih Lengkap

Kehidupan masyarakat perkotaan yang sibuk dan cepat membuat pilihan untuk tinggal di apartemen dianggap lebih praktis. Unit apartemen biasanya tidak terlalu besar, sehingga waktu dan energi yang diperlukan untuk membersihkan ruangan tidak terlalu banyak. Mereka juga tidak direpotkan untuk mengurus taman, sarana pembuangan, air, atau sirkulasi udara karena sudah ada pengelola yang bertanggung jawab akan hal itu.

Belum termasuk fasilitas lain mulai sarana kebugaran seperti fitness center, kolam renang, jogging track, taman bermain, minimarket, restoran, cafe, dan fasilitas lain sesuai keinginan manajemen pengelola apartemen.

  1. Keamanan Lebih Terjamin

Sistem apartemen bisa dipastikan akan full penjagaan 24 jam. Ditambah dengan CCTV yang memantau, penghuni dapat lebih tenang saat akan melakukan perjalanan meninggalkan unit dalam waktu lama.

  1. Privasi

Tinggal di apartemen dengan akses terbatas menjadikan privasi penghuni lebih terjaga. Kepo kepo dari tetangga layaknya di hunian rumah tapak sepertinya akan jarang dijumpai dalam bangunan apartemen.

Selain kelebihan tentu juga ada kekurangan ketika memutuskan untuk tinggal di apartemen,

  1. Ada Biaya Tambahan

Tinggal di apartemen tidak terlepas dari biaya tambahan. Mulai biaya perawatan (maintenance fee) atau service charge yang harus dibayar setiap bulan. Biaya ini untuk membayar penggunaan listrik di tempat umum, lift, kebersihan tempat umum, biaya petugas keamanan, kebersihan, dan lainnya. Biaya ini biasanya dihitung tiap meter persegi dari luas unit apartemen yang dimiliki.

  1. Harus Taat Aturan Pengelola

Tinggal di apartemen tidak sebebas tinggal di rumah, karena ada peraturan dari pengelola yang harus dipatuhi. Misalnya larangan membawa binatang peliharaan. Bagi Anda yang menyukai tanaman, Anda tidak dapat bebas menanam banyak tanaman karena tidak adanya lahan. Anda juga harus bertimbang rasa ketika akan mendengarkan musik atau kegiatan lainnya agar tidak mengganggu penghuni lainnya. Luas apartemen yang tidak terlalu besar mungkin tidak disukai bagi yang telah terbiasa tinggal di rumah dengan ukuran luas.

  1. Hubungan Sosial Cenderung Cuek

Ini bisa kelebihan bisa pula kekurangan. Tak banyak yang kepo dengan kehidupan orang lain mungkin terdengar menyenangkan bagi kebutuhan privasi. Tapi disisi lain, tingkat sosialiasi sesama penghuni apartemen, biasanya terjadi minimal. Ditambah dengan tingkat kesibukan penghuni yang tinggi, membuat keakraban dan sikap tolong menolong dalam hunian jadi berkurang.

  1. Jangan Berpikir Renovasi

 Tinggal diunit apartemen artinya anda hanya berhak terhadap unit yang anda miliki. Buang jauh jauh hasrat merenovasi seperti yang dengan mudah dilakukan pada rumah tapak. Bahkan renovasi unit milik pribadi tidak terlepas dari aturan pengelola.

Memilih tinggal diapartemen atau rumah tapak tentu memiliki kelebihan dan kekurangan, silahkan tentukan pilihan dengan plus minus masing masing.  (red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here