Beranda Batam Anak Buah OTT Kasus Faktur UWT Palsu, Ini Tanggapan Rudi

Anak Buah OTT Kasus Faktur UWT Palsu, Ini Tanggapan Rudi

581
BERBAGI

Batam l beritabatam.co : Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri amankan seorang (Sebelumnya disebutkan dua) pegawai Badan Pengusahaan (BP) Batam yang diduga lakukan pemalsuan faktur pembayaran Uang Wajib Tahunan (UWT) senilai Rp 2,8 miliar untuk jual beli lahan, Selasa sore, (28/07/20).

Direktur Ditreskrimum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto yang dikonfirmasi membenarkan kejadian penangkapan tersebut.

“Iya, pelaku berinisial AL pegawai BP Batam yang bekerja di bagian pemadam kebakaran, penangkapan langsung di pimpin Wakil Direktur Ditreskrimum Polda Kepri, AKBP Ruslan A Rasyid di salah satu bank di daerah jodoh,” ucapnya.

Iklan

Sementara itu kepala Badan pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi saat ditemui beritabatam.co di Lapangan Engku Putri, Rabu (29/07/20) memberikan pernyataan terkait anggotanya yang ditangkap Polda Kepri.

“Ini saya baru mau ke BP. Untuk info saya sudah tau namun orang nya saya belum tau, tapi saat ini sudah ditahan kan. Jika benar terbukti saya akan lakukan pemecatan,” ucapnya singkat.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol  BP Batam,  Dendi Gustinandar juga ikut memberikan komentar tentang informasi tertangkapnya AL.

“Terkait pemberitaan yang beredar di media, kami menyerahkan hal tersebut kepada pihak berwajib dan kami menghormati proses hukum yang berlaku,” jawabnya diplomatis.

AL diduga melakukan pemalsuan dokumen, menerbitkan dan memberikan faktur palsu pembayaran UWT kepada seseorang berinisial LA untuk transaksi lahan di daerah Tanjung Uncang.

Saat ini Kasus tersebut masih dalam pengembangan Polda Kepri.

Sementara itu,  dengan terungkapnya kasus ini. Warga Batam meyakini banyak faktur palsu lainnya yang masih beredar yang belum terdeteksi. (Put)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here